AKATIGA - Pusat Analisis Sosial
Saturday, 05 July 2008
 
Halaman Depan
Sekilas tentang Analisis Kelas dan Relevansinya[*]
Oleh Hilmar Farid
Pembicaraan hari ini soal analisis kelas. Tapi, sebelum sampai ke sana, saya akan menyambung apa yang tadi disebut bahwa George Aditjondro misalnya menyatakan bahwa jangan hanya analisis kelas, kita juga harus mengerti soal etnis, jender. Peringatan semacam itu disampaikan, karena orang yang menggunakan analisis kelas menganggap bahwa dimensi kelas itu penting—kalau bukan yang paling penting—di dalam kenyataan sosial.
Komentar (0 Komentar)
Selengkapnya...
 
Ekonomi "from Hand to Mouth": Posisinya dalam Perekonomian Nasional
Oleh Dyan Widhyaningsih
“From hand to mouth”, istilah yang digunakan Frans Seda (2002) untuk menyebut kegiatan ekonomi rakyat. Disebutnya demikian karena kegiatan ekonomi rakyat cenderung memiliki sifat dasar “apa yang dihasilkan, dihabiskan”. Sulit bagi pelakunya memiliki kelebihan untuk melanjutkan atau mendinamisasikan kegiatan ekonominya.
Komentar (0 Komentar)
Selengkapnya...
 
Karakteristik Desa Tepi Jalan di Jawa: Kasus Wetankali di Banyumas Jawa Tengah
Oleh Dede Mulyanto
Bila benar perkiraan dari penulis Sejarah Desa, dapat dikatakan bahwa Wetankali merupakan sebuah desa yang sudah menjadi bagian dari jaringan ekonomi-politik sekurang-kurangnya sejak paro kedua abad ke-17 (sewaktu masih menjadi bagian dari Desa Purwogondo). Keterhubungan ini, pertama-tama berakar pada letak topografisnya di lembah landai pegunungan Serayu selatan.
Komentar (0 Komentar)
Selengkapnya...
 
Lembaga Keuangan Mikro: Untuk Siapa?[*]
Oleh Deni Mukbar
Apakah orang miskin layak dipercaya? Yakinkah memberikan pinjaman terhadap orang miskin? Pertanyaan tersebut hanyalah sebagian kecil di antara berjubel pertanyaan seputar pemberian pinjaman terhadap masyarakat miskin. Saat ini persebaran lembaga keuangan, baik formal maupun informal, sangat marak sekali. Bahkan bukan hal aneh telah menelusup hingga ke pelosok desa.
Komentar (0 Komentar)
Selengkapnya...
 
Negara, Multinational Corporation (MNC) dan Buruh[*]
Oleh I. Wibowo
Negara adalah organisasi yang sangat kokoh dan kuat. Didalamnya ada banyak unsur, seperti penduduk, wilayah, angkatan bersenjata, sistem birokrasi dan sebagainya. Semua itu merupakan hasil perkembangan berabad-abad, sejak abad ke-16 di Eropa Barat, dan ditiru di seluruh dunia. Pada saat ini tidak ada entitas politik yang disebut negara yang tidak mempunyai kedaulatan, baik kedaulat ke dalam maupun ke luar.
Komentar (0 Komentar)
Selengkapnya...
 
Aksi Politik dan Pluralitas
Oleh Maria Endah M.R
Inter hominess esse atau dengan kata lain manusia hidup ada diantara manusia-manusia lain. Antar manusia melakukan aktifitas atau yang disebut berpolitik. Interaksi itu ada karena setiap manusia dianggap sama, namun setiap orang berbeda atau plural. Setiap manusia memiliki individualitas atau kespesifikan masing-masing. Ketinggian nilai berpolitik itu diukur dari keutamaan dan upaya mengabadikan diri manusia (2003, hal 154).
Komentar (0 Komentar)
Selengkapnya...
 
Pernyataan Sikap INFID untuk Hari Anti Pemiskinan Sedunia 17 Oktober 2007
“Indonesia Masih Jauh Tertinggal Dalam Pencapaian MDGs”
Hari ini, tanggal 17 Oktober 2007, jutaan warga dunia merayakan International Day of Poverty Eradication. Dengan seruan Stand Up and Speak Out mereka kembali mendesakkan tuntutan global penghapusan kemiskinan melalui upaya penghapusan utang, perwujudan perdagangan yang adil, alokasi bantuan yang berkualitas dan tanpa kondisionalitas serta penghargaan pada nilai-nilai keadilan gender.
Komentar (0 Komentar)
Selengkapnya...
 
Satu Hari di Majalaya, Bandung[1]
Oleh Nurul Widyaningrum[2]  
Siang hari itu, udara di Majalaya cukup panas dan matahari bersinar terang.  Tetapi Majalaya yang saya lihat hari itu rasanya berbeda dengan Majalaya yang saya ingat terakhir kali datang ke kota itu sekitar enam-tujuh tahun yang lalu. Kotanya terlihat lebih rapi dan tidak sekumuh dulu, jalanan juga lebih halus dan tidak berlubang-lubang.
Komentar (0 Komentar)
Selengkapnya...
 
Apakah MDG’s Dibuat Untuk Masa Depan yang Lebih Baik?
Oleh Igor Yotapditya
KabarIndonesia - Saat ini Indonesia sedang gencar-gencarnya mengangkat jargon-jargon Millennium Development Goals atau MDG’s. Ada delapan poin misi dalam MDG’s yang merupakan impian semua negara berkembang dan negara miskin.
Komentar (0 Komentar)
Selengkapnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 9 dari 17
Galeri Diskusi
Galeri Kerja Lapangan

Publikasi Baru
 
Penerbit: Akatiga
Rp 150.000
 
 
Penerbit: Akatiga
Rp  27.000
 
Perpustakaan

Jaringan

Locations of visitors to this page

 
Adaptasi Disain oleh Divisi Infokom Akatiga