In Memorium Prof Dr ir Sajogyo – Temanku, Guruku, Bapakku

Seputar Indonesia.com – Thursday, 22 March 2012

Sabtu pagi,tanggal 17 Maret 2012, sekitar pukul 06.00 WIB, pagi sehabis mandi, saya membuka telepon seluler (ponsel).Tenyata sudah ada tujuh SMS yang masuk ketika saya sedang mandi. Tentu saja, ketika ponsel saya buka, yang pertama muncul adalah SMS yang masuk terakhir. Bunyinya,“ Satu jaman telah berlalu, sepertinya kita sudah mandiri. Namun, dengan kepergiaan beliau, rasanya limbung juga, apakah kita benar bisa berjalan sendiri”. Deg… Berdebar hati saya. Apa arti kata “kepergian beliau” dalam SMS itu? Cepat saya buka SMS yang lain.Semuanya memberi tahu bahwa satu jam yang lalu Prof Sajogyo telah meninggalkan kita untuk selama-lamanya.

Bukan basabasi, terus-terang,air mata saya berlinang seketika.Dengan cepat, setelah berkomunikasi dengan Prof.Tjondronegoro, kami berdua sepakat segera pergi ke rumah duka. Dalam mengenang jasa dan jejak langkah almarhum Pak Sajogyo (panggilan akrab Prof Dr Ir Sajogyo),tentu banyak hal bisa diceritakan dengan panjang lebar. Setiap orang akan menguraikan sesuai dengan pengalamannya masing-masing selama berinteraksi dengan beliau. (selengkapnya)