AKATIGA—Pusat Analisis Sosial adalah lembaga penelitian independen dan non-profit yang berfokus pada penelitian, monitoring dan evaluasi, serta rekomendasi kebijakan untuk isu-isu kepemudaan dan kesempatan kerja, UMKM, agraria dan lingkungan, serta program-program pengentasan kemiskinan di perdesaan dan perkotaan. .

MisiAKATIGA memiliki misi untuk mempengaruhi perubahan kebijakan secara positif untuk menciptakan lingkungan sosial, politik dan ekonomi yang adil yang memungkinkan kelompok-kelompok miskin dan termarjinalkan mendapatkan akses dan kontrol terhadap sumber daya untuk mendukung penghidupan yang berkelanjutan.   
Bagaimana kami melakukannya?Untuk mencapai misi tersebut, AKATIGA berfokus pada tiga aktivitas kunci: penelitian, advokasi, serta monitoring dan evaluasi program dalam, namun tidak terbatas pada, isu kepemudaan dan kesempatan kerja, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), agraria dan lingkungan, serta tata kelola. Kajian atas isu-isu prioritas tersebut diletakkan dalam konteks dan dinamika pembangunan, kemiskinan, dan kelompok marjinal di perdesaan dan perkotaan.
PendekatanPenelitian kami menggunakan metode kualitatif, kuantitatif, mixed-methods, dan analisis kritis untuk menghasilkan penelitian yang solid dan mendalam. Penelitian AKATIGA telah diterbitkan dalam bentuk laporan penelitian, buku, kertas kerja, kertas kebijakan, dan tulisan-tulisan populer di beragam media, serta karya-karya akademik jurnal nasional dan internasional.
Tim KerjaTim kami terdiri dari peneliti-peneliti dari disiplin ilmu antropologi, sosiologi, ekonomi, perencanaan wilayah perkotaan, kebijakan publik, komunikasi, dan kesejahteraan sosial. Variasi latar belakang akademik tersebut memungkinkan kami untuk melaksanakan dan mengembangkan penelitian yang berkualitas dan sudut pandang yang kaya.

MitraDalam empat tahun terakhir, AKATIGA telah dan tengah bekerjasama dengan sejumlah lembaga nasional baik pemerintah pusat dan daerah maupun kelompok-kelompok masyarakat sipil di berbagai daerah di Indonesia. Kami juga bermitra dengan beragam lembaga internasional termasuk DFAT Australia, HIVOS, World Bank, Global Green Growth Institute, Plan International, RAND Corporation, TPSA, dan SSHRC Canada.Area KerjaAKATIGA telah bekerja di kota dan kabupaten di hampir seluruh provinsi di Indonesia. Peta di bawah ini menunjukan area kerja AKATIGA dalam empat tahun terakhir.

[/av_textblock]

[/av_one_full]

AKATIGA mengarahkan dirinya untuk menjadi rujukan terdepan penelitian bagi perubahan kaum marjinal di Indonesia, melalui kegiatan riset, advokasi, dan pertukaran pengetahuan. Melalui berbagai kegiatan itu, AKATIGA membantu kaum marjinal dalam memperluas akses mereka terhadap sumber daya dan proses pembuatan kebijakan, terutama di area-area seperti perburuhan, usaha kecil, agraria, pembangunan berbasis masyarakat, kebijakan penganggaran, dan pelayanan publik.

Penelitian-penelitian AKATIGA, pada umumnya, dilakukan dengan metode kualitatif, dengan tetap memperhatikan data kuantitatif yang terkait.  Data primer diperoleh dengan wawancara mendalam, observasi langsung, diskusi kelompok terfokus, dan survey. Selama masa penelitian lapangan, peneliti AKATIGA juga tinggal di lokasi penelitian selama satu hingga tiga bulan untuk mengamati dan memahami lebih jernih subjek penelitiannya.

AKATIGA memberikan masukan maupun rekomendasi berdasarkan hasil penelitian untuk mendorong perubahan kebijakan.  Proses tersebut dilakukan melalui advokasi dan penguatan jaringan kepada kelompok marjinal, masyarakat sipil, pemerintah, media massa, para Indonesianis, kalangan peneliti, dan lembaga-lembaga internasional.

Saat ini, AKATIGA juga menjadi salah satu lembaga penelitian di Indonesia yang bergabung dalam program Knowledge Sector Initiative (KSI) yang digagas AusAID. Program ini bertujuan mendorong pembuatan kebijakan yang berbasis penelitian. KSI mendukung AKATIGA dan lembaga penelitian lainnya dalam penguatan kapasitas organisasi dan peneliti untuk meningkatkan kemampuan penelitiannya hingga menghasilkan penelitian yang dapat menjadi acuan bagi pembuat kebijakan.