Pandemi COVID-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia, mempengaruhi berbagai aspek kehidupan Indonesia, termasuk sektor pendidikan. Perubahan metode pembelajaran dari tatap muka menjadi daring berdampak ke mayoritas pelajar, termasuk yang berasal dari kelompok ekonomi kecil dan berada di daerah perdesaan. Mereka umumnya mengalami keterbatasan akses informasi dan teknologi. Melihat problema ini, Fakultas Hubungan Internasional Universitas Parahyangan Bandung bekerjasama dengan AKATIGA tergerak untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Pendidikan Berkualitas untuk Semua: Pendampingan Pembelajaran Daring Bagu Pelajar yang Terdampak Pandemi Covid-19”. Pengabdian ini bertujuan untuk melengkapi muatan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan lokal, literasi dasar dan pengembangan nilai di ranah afektif serta berkontribusi mendukung pembelajaran melalui penyelenggaraan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

Pada tanggal 6 Oktober 2021 kegiatan ini sudah terlaksana dan melibatkan divisi pengmas HMPSIHI dan dosen Fakultas Teknologi Informasi dan Sains (FTIS) UNPAR untuk memberikan pendampingan kepada Pesantren Bani Yasin di Desa Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.

AKATIGA, yang diwakili oleh peneliti senior-Yulia Indrwawati Sari, memberikan pendampingan khusus muatan lokal yang menjadi salah satu fokus pesantren yaitu pendampingan keahlian pertanian organik dan inovasi pertanian. Tim dosen HI UNPAR melengkapi proses pendidikan daring di pesantren dengan materi yang sesuai dengan kebutuhan pesantren dan juga selaras dengan visi misi dan keahlian tim dosen yaitu informasi yang terkait menjadi Pekerja Migran Indonesia, kemampuan literasi dasar (bahasa Inggris, memilah informasi dan membaca, berdiskusi dan menyampaikan pendapat), serta pendidikan nilai afeksi (keberagaman, kesadaran akan lingkungan, keahlian gender.)

Para murid terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Selain menerima buku-buku, mereka juga mendapatkan bantuan komunikasi untuk daring dan keperluan website serta pembelian bibit untuk uji coba menanam tanaman organik.