Pertanian Menjadi Harapan dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi Desa di Masa Pandemi

 

Pandemi bukan hanya berdampak terhadap kondisi ekonomi di perkotaan tapi juga perdesaan. Bentuk dampak yang muncul di desa adalah penurunan daya beli, meningkatnya pengangguran, dan produktivitas ekonomi menurun. Beban yang ditanggung oleh desa kian berat karena banyak orang kota yang pulang dan kehilangan pekerjaan. Demikian di antara petikan uraian dari Yusuf Murtiono, salah satu pembicara dalam Webinar yang diselenggarakan AKATIGA bersama FORMASI Kebumen yang bertajuk “Covid 19 dan Dampak Ekonomi Desa” (8/5).

Lebih lanjut Yusuf memaparkan, “apa yang harus diperbuat desa ini menjadi penting, ketika desa mengetahui ketahanan pangannya menurun, kegiatan ekonominya menurun, kemudian banyak warganya yang nganggur, maka desa harus mengambil kebijakan yang berorientasi pada jangka pendek. Maksudnya desa butuh BLT Desa, PKTD-Padat Karya Tunai Desa, anggaran pencegahan realokasi desa yang sudah sedemikian berat untuk 2020. Menurut saya, desa sekarang sudah  tahu problem konkritnya sehingga 2020 itu ada peluang yang harus lebih radikal mengubah kebijakan anggarannya”.

Peran penting pemerintah desa juga ditekankan oleh Aprilia Ambarwati, pembicara dari AKATIGA. Ia menyampaikan bahwa di level komunitas pemerintah desa dapat memberikan dukungan, termasuk melalui kolaborasi dengan BUMDES. Aprilia juga menekankan bahwa pertanian bisa menjadi salah satu alternatif dalam menghadapi krisis yang menerjang desa. Penguatan pertanian ini sangat penting terutama untuk memastikan bahwa desa memiliki ketahanan pangan sendiri.

 

 

Dalam kerangka penguatan pertanian tersebut, Aprilia juga mengemukakan pentingnya mendorong sektor pertanian untuk lebih inovatif dan produktif secara ekonomi. Kerja-kerja pertanian inovatif ini dapat dilakukan oleh orang-orang muda yang banyak berinteraksi dengan pengetahuan dan teknik pertanian terkini.

Senada dengan Aprilia, pembicara lain dari FORMASI Kebumen, Fuad Khabib, juga menegaskan bahwa “sektor pertanian menjadi salah satu harapan kita untuk menjaga ekonomi desa, terutama menjaga stabilitas kondisi di desa”. Fuad mengatakan bahwa kita tidak bisa hanya berharap bantuan dari pemerintah. Karenanya penting bagi masyarakat desa untuk membangun kemandirian ataupun membangun pondasi ekonomi berbasis pertanian.

 

Artikel : Acep Muslim

Poster :  Santi Cahya Pratiwi

Foto Cover : Rahmad Efendi