Swakelola Tipe 3 Untuk Percepatan Penanganan Covid-19

Dalam rangka penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Presiden mengeluarkan Kepres No. 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Kepres No. 9 Tahun 2020 sebagai perubahan dari Kepres no. 7 Tahun 2020. Kedua Kepres tersebut memuat landasan hukum upaya-upaya penanganan Covid-19, pembentukan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, pelibatan multipihak (termasuk organisasi kemasyarakatan/ormas) sebagai mitra gugus tugas, dan pengaturan sumber pendanaan. Kepres ini melahirkan banyak peraturan turunan, di antaranya Surat Edaran Mendagri No. 440/2622/SJ Tahun 2020 tentang pembentukan Gugus Tugas, Surat Edaran Kepala LKPP No. III Tahun 2020 tentang Pengadaan Barang/Jasa untuk Penanganan Covid-19 (termasuk penggunaan Swakelola tipe 3) dan Permendagri No. 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Salah satu bagian penting dalam semua regulasi penanganan Covid-19 adalah terkait pelibatan Ormas sebagai mitra potensial gugus tugas di daerah. Surat Edaran Mendagri tentang Pembentukan Gugus Tugas menempatkan peran Ormas ada dalam berbagai lini, mulai dari kegiatan penanganan langsung, penyaluran bantuan, dukungan sosial, penelitian, penyusunan kebijakan dan pengawasan. Peran-peran tersebut dikonfirmasi oleh data yang dikumpulkan Desk Relawan-MPBI-MDMC-UNOCHA dari  hampir 200 Ormas yang ada dalam jaringan penanganan Covid-19.

Dari perkembangan kemitraan tersebut, ada peluang peningkatan kualitas kemitraan melalui Swakelola tipe 3. Swakelola tipe 3 merupakan mekanisme yang dapat memberi manfaat bagi para pihak. Pelaksanaan Swakelola tipe 3 dapat mengoptimalkan pendanaan penanganan Covid-19 dengan mengakomodir dan mensinergikan antara kebutuhan pemerintah dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan dan keunggulan kompetitif Ormas yang telah terbukti mampu memberikan pelayanan publik di bidang kesehatan dengan kualitas yang baik. Di sisi lain Ormas dapat melanjutkan perannya dengan lebih baik dengan tersedianya berbagai kegiatan yang dibiayai oleh APBN/APBD.

Untuk dapat mengimplementasikan Swakelola 3 dalam penanganan Covid-19, memang perlu ada beberapa hal yang dipersiapkan baik oleh Ormas maupun pemerintah. Secara umum, keduanya perlu ada niat untuk mau saling bekerjasama, membangun komunikasi, melihat dimana kegiatan pemerintah yang sesuai kebutuhannya dengan kompetensi Ormas, dan sepakat untuk membangun kontrak secara professional. Dalam perencanaan Swakelola 3, pemerintah harus berpedoman pada peraturan yang berlaku, salah satunya adalah memilih Ormas yang sesuai dengan kompetensi dan kelengkapan administrasi yang diminta sesuai aturan Swakelola tipe 3.

Penjelasan lebih lanjut mengenai pemanfaatan Swakelola 3 dalam penanganan Covid-19 dapat dibaca dalam dokumen presentasi berikut.

Download disini.