Jurnal Analisis Sosial Volume 15 – 18
V0l 15 No 2 Migrasi Internasional: Realita dan Perubahan Kesejahteraan
Jurnal AKATIGA edisi kali ini akan melihat fenomena migrasi dalam perspektif yang lebih luas, yaitu migrasi internasional harus dilihat sebagai sebuah proses sosial dan tidak melulu sebagai proses ekonomi.
Link Jurnal: https://www.akatiga.org/wp-content/uploads/2022/12/JAS-Vol.15-No.2-2010.pdf
Vol 16 No 1 Pasar Kerja Fleksibel di Indonesia: Teori dan Praktek
Konsep yang mulai diterapkan di negara-negara maju pada awal 80-an pada prinsipnya merupakan upaya untuk membebaskan pasar kerja dari berbagai hambatan terhadap bekerjanya mekanisme pertukaran di pasar tersebut yang berpotensi menimbulkan pasar tidak sempurna.
Link Jurnal: https://www.akatiga.org/wp-content/uploads/2022/12/JAS-Vol.16-No.1-2011.pdf
Vol 17 No 1Menata Ulang Praktek Good Governance di Indonesia
Salah satu agenda reformasi yang cukup populer dan banyak didesak oleh organisasi masyarakat madani di Indonesia, lembaga keuangan multi-nasional, negara dan lembaga asing pemberi bantuan adalah agenda reformasi birokrasi. Mereka meyakini bahwa reformasi birokrasi akan terwujud melalui penerapan model tata pemerintahan yang baik (good governance) secara konsisten pada semua tingkatan pemerintahan.
Link Jurnal: https://www.akatiga.org/wp-content/uploads/2022/12/JAS-Vol.17-No.1-2012.pdf
Vol 17 No 2 Kaum Marjinal dan Kebijakan Pembangunan di Indonesia
Persoalan kemiskinan masih terus menjadi wajah utama pembangunan di Indonesia. Meskipun dalam lima tahun terakhir ini Indonesia banyak mendapatkan pujian dari masyarakat internasional sebagai sebuah negara dengan ketahanan ekonomi yang tinggi – antara lain karena relatif tidak terkena dampak krisis 2008 di AS dan mencapai angka pertumbuhan ekonomi yang stabil di kisaran angka 6.5% – masalah kemiskinan dan kesenjangan terus membayangi nada positif tersebut.
Link Jurnal: https://www.akatiga.org/wp-content/uploads/2022/12/JAS-Vol.17-No.2-2012.pdf
Vol 18 No 1 Indonesia dan Perjalanan Meraih MDGs: Agenda ke Depan
Hal kecil namun ironis adalah ketika kita mendapati bahwa tidak banyak masyarakat yang memahami MDGs dengan baik. Hal ini mudah dibuktikan dengan salah satu contoh: datangilah sebuah kerumunan mahasiswa di suatu kampus, dan tanyakan tentang MDGs kepada mereka. Satu atau dua orang dari mereka mungkin dapat berkomentar tentang MDGs dengan menyebutkan kepanjangan dari MDGs.
Link Jurnal: https://www.akatiga.org/wp-content/uploads/2022/12/JAS-Vol.18-No.1-2013.pdf






![Cover [1]_page-0001](https://www.akatiga.org/wp-content/uploads/2025/06/Cover-1_page-0001-180x180.jpg)


