Jurnal Analisis Sosial Volume 9 – 11

Vol 9 No 1 Pembaruan Agraria: Antara Negara dan Pasar

Pembaruan agraria pada dasarnya masih berada ditengah pertarungan kepentingan antara negara dan pasar, sehingga terbukanya celah-celah bagi upaya pembaruan kemudian dimanfaatkan kembali oleh kepentingan negara dan pasar.
Link Jurnal: https://www.akatiga.org/wp-content/uploads/2022/12/JAS-Vol.9-No.1-2004.pdf

Vol 9 No 2 Demokratisasi Akar Rumput

Istilah dan tuntutan untuk mewujudkan demokrasi di negara kita sejak gelombang Reformasi 1998 mencuat kembali. Boleh dikatakan hal itu dipicu oleh timbulnya krisis moneter pada pertengahan tahun 1997, yang kemudian berekor panjang dengan merebaknya krisis pemerintahan, krisis moral, bahkan ada yang berkesimpulan adanya krisis kebudayaan.
Link Jurnal: 

Vol 10 No 1 Perdebatan Konseptual tentang Kaum Marginal

Penelitian dalam JAS AKATIGA kali ini disarikan dan dirangkum dari hasil kajian pustaka penelitian-penelitian AKATIGA di bidang yang menjadi tradisi AKATIGA sejak lama: Usaha kecil, buruh, agraria, buruh dan ketatapengaturan. Hasil kajian dari pustaka ini adalah kertas posisi yang menggambarkan berbagai perdebatan konseptual terhadap gejala-gejala sosial yang terjadi di kelompok petani, buruh, dan pengusaha kecil mikro. Kajian pustaka ini juga dimaksudkan untuk membuat peneliti mampu menentukan pendekatan apa yang akan dijadikan dasar bagi penelitian-penelitian yang akan dilakukan.
Link Jurnal: https://www.akatiga.org/wp-content/uploads/2022/12/JAS-Vol.10-No.1-2005.pdf

Vol 10 No 2 Menjelajah Gagasan Tentang Rakyat Pekerja

Dinamika perubahan situasi perburuhan yang berkaitan dengan Labour Market Flexibility (LMF) telah membuat buruh semakin kehilangan posisi tawar. Industri dengan amat mudahnya mendesentralisasi proses produksinya dari pabrik ke komuniti.
Link Jurnal: https://www.akatiga.org/wp-content/uploads/2022/12/JAS-Vol.10-No.2-2005.pdf

Vol 11 No 1 Tantangan Masa Depan Pertanian Indonesia

Jurnal ini berisi hasil tulisan tentang pandangan romantisme antropologika mengenai masyarakat pinggiran hutan yang bersahaja, bijak, memiliki pengetahuan lokal yang tinggi, paparan bahwa praktik Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu dinilai telah merangsang kemampuan petani untuk berkata dalam hal pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida, pembahasan hubungan antara cita-cita pertanian berkelanjutan dan program-program kedaulatan pangan oleh LSM, hubungan antara kondisi fisik alam dan struktur sosial, hingga bagaimana masa depan petani di Indonesia.
Link Jurnal: https://www.akatiga.org/wp-content/uploads/2022/12/JAS-Vol.11-No.1-2006.pdf